Dibaca Normal
![]() |
Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri |
Bima, porosntb.com-Terkait aktivitas petani tambak asal Kecamatan Palibelo yang kerap keluar masuk di landasan pacu Bandara Bima menjadi perhatian serius. Selama ini, para petani harus melintasi Runway pesawat jika ingin pulang pergi ke tambak.
Kondisi ini cukup memprihatinkan. Dimana landasan pacu pesawat merupakan lokasi yang harus steril. Tidak ada aktivitas lain di area tersebut kecuali aktivitas landing dan take off pesawat.
Meski aktivitas petani ini sudah berlangsung sejak adanya bandara, namun belakangan ini hal tersebut menuai persoalan. Kondisi ini seiring dengan pengembangan bandara setempat yang terus menunjukkan progres yang baik. Yakni pembenahan secara continue demi menarik minat pesawat Boeing 737 seri 800 agar bisa landing di bandara kebanggan masyarakat Kabupaten Bima ini. Selain itu, instensitas penerbangan di bandara setempat juga akan semakin tinggi.
Dengan persoalan ini, aktivitas para petani tambak harus segera dihentikan dan diperhatikan secara serius. Yakni dengan menyiapkan lahan baru untuk pembukaan jalan tani di luar lintasan bandara.
"Kita sudah berupaya untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk pembebasan lahan jalan tani, semoga bisa diindahkan," harap kepala Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima I Kadek Yuli Sastrawan SIKom.
Sementara itu, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri mengaku sudah mengetahui kondisi tersebut. Bahkan saat ini kata orang nomor satu di Kabupaten Bima itu, pihaknya sedang mempelajari lahan mana saja yang akan dibebaskan.
"Tentunya kita akan pelajari dulu, karena ini menyangkut tanah masyarakat yang perlu kita sosialisasikan," ujar bupati.
Meksi begitu, persoalan tersebut akan tetap menjadi atensi serius pemerintah daerah dalam menyongsong pembangunan di bandara dan Kabupaten Bima pada umumnya. Apalagi, sejauh ini Pemda sudah melakukan pembebasan lahan untuk perpanjangan Runway dari 1600 menjadi 2200 meter kali 30 meter.
"Yang jelas akan segera kita sikapi untuk pembebasan lahan itu," pungkasnya. (Poros07)
COMMENTS