Bima, porosntb.com-Agenda reses masa sidang I tahun 2021 anggota DPRD Provinsi NTB Daerah Pemilihan VI, (Kabupaten Bima, Kota Bima, Dompu) Abdul Rauf, ST, MT terus berlanjut. Pentolan partai Demokrat tersebut kembali menyisir warga di Desa Runggu Kecamatan Belo Kabupaten Bima, Rabu (17/2/21). Reses di Runggu menjadi agenda terakhir sebelum menuju Desa Karumbu Kecamatan Langgudu.
Reses kali ini sebagai upaya memenuhi janjinya beberapa waktu lalu pada warga setempat. Lantaran belum sempat hadir, sehingga disesuaikan dengan agenda reses.
Dalam kegiatan reses yang dibalut dalam silaturrahim bersama konstituennya itu, Abdul Rauf tidak saja berdialog mendengarkan aspirasi masyarakat, tapi juga memberikan bantuan.
Beberapa item usulan yang diserap pada agenda reses tersebut antara lain soal infrastruktur pertanian, renovasi mushollah dan penanganan banjir.
Anggota DPRD Provinsi NTB Abdul Rauf, ST, MT menyampaikan, pihaknya akan atensi serius aspirasi warga. Meski demikian, Abdul Rauf juga memaparkan jika anggaran aspirasi tidak bisa memenuhi semua aspirasi warga.
"Semua aspirasi tetap jadi atensi serius, tapi tidak semua diakomodir dan ini sifatnya bertahap," tegasnya.
Meski begitu, Abdul Rauf langsung membayar kes aspirasi warga yang menginginkan adanya bantuan renovasi mushollah setempat. Putra terbaik Bima ini langsung memberikan bantuan berupa 50 sak sementara untuk renovasi mushollah. Sementara untuk beberapa aspirasi warga lainnya berupa infrastruktur pertanian, Abdul Rauf berjanji akan mengalokasikan anggaran untuk itu.
"Nanti saya siapkan anggaran Rp 200 juta untuk itu, tapi bagaimana alokasinya nanti kita bahas bersama kepala desa. Yang pasti akan saya bantu," tegasnya.
Anggota DPRD Provinsi NTB Abdul Rauf, ST MT saat memberikan bantuan masjid kepada ketua pembangunan masjid dan musholah Desa Runggu |
Disamping itu, Abdul Rauf memaparkan jika saat ini anggaran banyak yang diserap untuk penanggulangan covid 19. Kendati demikian, ia berharap dengan agenda reses tersebut bisa memberikan solusi bagi masyarakat.
"Ini semua dalam rangka mendengarkan kendala yang dihadapi masyarakat dari banyak sektor. Kita tampung semua dulu semoga bisa masuk perubahan dan APBD 2022," terangnya.
Selain itu, sebagai wakil ketua komisi II yang membidangi pertanian, Abdul Rauf juga berbicara tentang kelangkaan pupuk. Menurutnya, kelangkaan pupuk persoalannya ada pada data. Karena selalu ada penambahan area jagung yang mengambil porsi tidak sedikit di pupuk. Sementara wilayah hutan tidak masuk RDKK tapi ikut mengambil pupuk.
"Jelas ini mengurangi hak petani. Juga kendala lain ada pada upaya distributor dan pengecer yang menjual per paket. Terlepas dari itu, kita sudah minta penambahan jatah pupuk," imbuhnya.
Sementara itu, kepala Desa Runggu Musmulyadi mengaku jika agenda reses anggota DPRD Provinsi NTB ini baru pertama kalinya ada di Runggu. Untuk itu, dia sangat mengapresiasi kedatangan Abdul Rauf.
"Terimakasih sudah hadir di tengah-tengah kami dan telah memberikan bantuan secara langsung," ucapnya. (*)
Penulis Edo
COMMENTS